Selasa, 13 Januari 2015

Artikel Inovasi Pendidikan – Inovasi pendidikan perlu dilakukan mengingat pendidikan akan mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam hal ini pembaruan teori dalam pendidikan. Baca juga tentang Artikel Jurnal Pendidikan.
Berikut ini adalah sebuah artikel yang menjelaskan Manfaat Pembaharuan Teori terhadap Pendidikan dalam Permasalahan tumbuh kembang dan pendidikan anak cerdas istimewa

Manfaat Pembaharuan Teori terhadap Pendidikan

Dengan berbagai perubahan penggunaan dasar teori giftedness, maka dampaknya adalah perubahan cara pendeteksian, pendiagnosisan, pengasuhan, dan pendidikan anak-anak cerdas istimewa. Namun pembaharuan dan perubahan ini memerlukan kesepakatan baik dalam tataran perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan ilmiah, maupun dalam tataran praktikal di lapangan yang didukung oleh peraturan pemerintah. Tanpa adanya pembaharuan dan perubahan secara nasional, maka penanganan anak-anak cerdas istimewa Indonesia hanyalah akan bersifat sporadis, debat panas dan kontroversial akan tetap terus berlangsung. Hal ini hanya akan merugikan anak didik karena tak terpenuhinya tumbuh kembang anak dan pendidikan yang mendukung kebutuhannya. Dunia pendidikan Indonesia pun akan senantiasa tertinggal dari metoda dan tingkat mutu pendidikan secara mainstream internasional.

Dalam kelas reguler/inklusi dan kurikulum berdiferensiasi

Dalam laporan penelitian tiga bagian yang salah satunya adalah penelitian metateori yang dilakukan oleh T.Mooij dkk (2007) dari Centrum voor Begaafheid Onderzoek (pusat penelitian giftedness) Universitas Nijmegen – Belanda, memperlihatkan bahwa trend pendidikan anak cerdas istimewa secara mainstream kini lebih menyadari bahwa pendidikan untuk berbagai kelompok gifted ini lebih baik berada dalam sekolah atau kelas-kelas reguler bersama dengan anak-anak usia sebayanya. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak ini dapat melakukan kontak yang baik dengan peer grup atau sebayanya, guna pengembangan sosial emosional yang tepat yaitu pengembangan self-esteem yang baik serta self-concepts yang realistis.12 Disamping itu, anak-anak ini juga membutuhkan metoda tersendiri terutama ditujukan pada aktualisasi prestasi dengan pendekatan multitalenta (lihat teori multifaktor dari Kurt Heller), maka dalam kelas-kelas reguler kepadanya diperlukan kurikulum yang sesuai dengan level masing-masing serta adanya kurikulum berdiferensiasi. Bentuk sekolah atau kelas reguler yang menerima beragam keunikan anak, dan memberikan tawaran pedidikan sesuai dengan keunikan anak didik, disebut sebagai kelas atau sekolah inklusi.
Beragam kelas atau sekolah inklusi yang banyak dikembangkan oleh berbagai negara mempunyai beberapa keragaman. Sebagai misal, Norwegia yang telah memulai pendidikan melalui kelas inklusi sejak adanya reformasi pendidikan tahun 1994 yang meletakkan anak-anak gifted bersama beragam anak-anak berkebutuhan khusus lainnya seperti anak berkecerdasan kurang dan terbatas, cacat fisik primer, dan anak-anak normal. (Bentuk seperti ini biasa disebut full-inclusion). Bentuk sekolah atau kelas inklusi seperti ini membutuhkan tawaran pendidikan dengan banyak level atau komptensi. Namun negara Belanda meletakkan anak gifted dalam sekolah inklusi yang terbatas bersama 4 kelompok lainnya yaitu: penyandang ADHD, Autisme, learning disabilities dan anak normal. Berbeda dengan model yang dikembangkan oleh Norwegia, dalam Undang-undang pendidikan Belanda, sekolah reguler sebagai sekolah inklusi hanya menerima anak berkecerdasan normal ke atas, dan tidak bergangguan cacat primer. Bentuk sekolah seperti ini telah berdiri sejak tahun 1990 dengan nama program We Zijn Weer Samen Naar School atau Kita Kembali Sekolah Bersama-sama. Nama seperti ini diberikan karena semula anakanak berkebutuhan khusus tersebut dipisah diletakkan di sekolah-sekolah khusus. Bentuk pendidikan di Belanda kini lebih kepada pendekatan sistem kompetensi atau level, dibagi dalam 3 kompetensi, yaitu kompetensi atas, rata-rata, dan bawah. Dan juga lebih kepada pendekatan pendidikan yang adaptif (adaptive education), dimana materi pendidikan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi murid (Mönks & Pflüger, 2005, Dodde & Luene,1995 ) Maksud diadakan kurikulum berdiferensiasi bagi anak-anak gifted ini adalah (Mooij, 2007):
  • meningkatkan motivasi belajar anak didik
  • menghindari kebosanan dalam menempuh pelajaran
  • agar perkembangan anak menjadi lebih baik
Diferensiasi kurikulum bagi anak gifted dapat dibagi dalam 4 bentuk (Mooij dkk,
2007):
  1. Pengkayaan (enrichment): yaitu berupa tawaran ekstra materi pelajaran yang dimaksudkan untuk pendalaman dan perluasan.
  2. Pemadatan atau pemampatan (compacting): yaitu berupa pemampatan materi pelajaran reguler. Atau dengan kata lain bahwa pelajaran yang diberikan tidak perlu dilakukan pengulangan-pengulangan yang memang diperlukan sebagai latihan bagi anak-anak normal13.
  3. Paruh waktu (part-time) dalam kelompok-plus atau kelas-plus (pull-out): dimana dalam kelompok/kelas itu diadakan ekstra aktivitas atau program yang menantang khusus untuk anak-anak gifted. Kegiatan dalam kelompok/kelas plus ini dilakukan beberapa jam dalam satu minggu. Bila anak-anak gifted tersebut membutuhkan kegiatan yang menantang guna memenuhi kebutuhan keberbakatannya, ia dapat sementara waktu keluar dari kelasnya (pull-out), masuk ke dalam kelompok-plus atau kelas-plus tersebut, bersama-sama dengan anakanak gifted lainnya dalam berbagai usia mengerjakan berbagai proyek yang diminatinya. Kelas-kelas seperti ini sering juga disebut Kangaroo-class.
  4. Percepatan (acceleration): yaitu berupa lompat kelas (Class skipping). Namun percepatan ini membutuhkan beberapa pertimbangan berupa:
  • kematangan sosial emosional
  • kapasitas intelektual
  • prestasi
  • adanya lompatan perkembangan didaktik
  • persetujuan orang tua
  • penerimaan guru
Perlu psychoeducational assessment dan diagnostic
Dari penelitian-penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya, terutama di sekolah dasar dan taman kanak-kanak, anak-anak gifted itu tidak bisa mendapatkan program pengembangan keberbakatan yang sama antara satu anak dengan anak lainnya. Hal ini selain disebabkan karena tumbuh kembang mereka sangat beragam yang umumnya masih sangat krusial, disamping juga kekuatan kemampuan atau bakat anak dari satu anak ke anak lain akan berbeda-beda. Diantara mereka masih banyak yang membutuhkan terapi remedial terutama di bagian perkembangan bahasa & bicara, perkembangan sosial emosional, dan perkembangan motorik halus. Karena itu program diberikan sefleksibel mungkin ke dua arah sekaligus, terhadap berbagai kekurangan melalui program remedial dan juga ke arah pengembangan keberbakatannya. Setiap anak yang membutuhkan perhatian khusus akan mendapatkan IEP (individual education program) yang dievaluasi dan dilakukan pembaharuan program setiap satu semester. Untuk ini semua, si anak memerlukan psychoeducational assessment and diagnostic, agar bisa ditentukan bentuk-bentuk intervensi apa yang cocok untuknya serta bentuk program pengembangan keberbakatan yang bagaimana yang cocok untuknya. Program akselerasi hanya diberikan kepada mereka yang memang mampu meraih prestasi yang sangat baik, mempunyai perkembangan sosial emsoional yang memadai jika diberikan akselerasi berupa lompat kelas, dan mempunyai perkembangan kemampuan didaktif yang memang sangat baik (Hoogeven dkk, 2004; Mooij dkk, 2007)14. Psychoeducational Assessment dan diagnostic seperti yang dibutuhkan seperti ini memang belum banyak dipelajari di Indonesia, karena itu orang tua sangat kesulitan untuk mencari sekolah yang memang menyediakan atau mempunyai jejaring dengan pusat pelayanan psychoeducational tersebut.

Mengutamakan keharmonisan tumbuh kembang

Dunia pendidikan masa kini adalah pendidikan yang meletakkan dasar-dasar keharmonisan tumbuh kembang. Pendekatan ini bukan hanya ditujukan bagi anakanak yang mengalami tumbuh kembang yang berbeda tetapi juga anak-anak yang mempunyai perkembangan yang sesuai dengan patokan tumbuh kembangnya. Terlebih kepada anak-anak gifted, yang mempunyai pola alamiah tumbuh kembang berbeda dengan anak-anak sebayanya, maka mau tidak mau pendidikan anak-anak gifted terutama di usia muda seperti di taman kanak-kanak dan sekolah dasar, selayaknyalah jika keharmonisan tumbuh kembangnya justru menjadi perhatian utama. Karenanya lingkungan belajar sejak di usia dini dan sekolah dasar harus mampu memberikan tawaran pendidikan yang cukup sesuai dengan tingkatan perkembangannya.
Dari berbagai penelitian untuk melihat seberapa jauh sudah tawaran pendidikan yang diberikan kepada siswa-siwa gifted, menunjukkan bahwa (Mooij, 2007):
  • Anak-anak gifted yang mendapatkan pendidikan dalam sekolah khusus atau kelas khusus akan menunjukkan prestasi pendidikan dan pengembangan kognitif yang baik, tetapi mempunyai self-concepts atau persepsi terhadap diri sendiri yang rendah.
  • Program percepatan hanya dapat diberikan kepada anak-anak gifted yang memang sudah mempunyai fungsi yang baik (secara kognitif, prestasi, dan sosial emosional).
  • Dalam program pengkayaan (enrichment), berbagai mata ajaran harus dikuasai terlebih dahulu, artinya kepada anak-anak gifted ini diperlukan program compacting mata ajaran reguler. Hal ini dimaksudkan agar dalam program pengkayaan dimana si anak melakukan pendalaman dan perluasan, ia sudah menguasai dasar-dasar teori terlebih dahulu.
  • Sejak dini sekali anak-anak gifted memerlukan pendidikan yang sefleksibel mungkin, individual, dukungan yang terus menerus secara pedagogis, sosial, emosional, kognitif, pengorganisasian proses pembelajaran, serta evaluasi dan pemantauan efek program yang diberikan kepadanya.
  • Umumnya sekolah-sekolah dalam memberikan program layanan kepada anak-anak gifted, lebih mendahulukan mata ajaran matematika (dan science) daripada pelajaran yang lebih mengutamakan bahasa. Karenanya justru seringkali akan memunculkan underachiever (prestasi rendah). Karena itu program berkemampuan bahasa juga perlu diberikan.

Kepedulian Sosial

Ditulis pada 28 May 2014 Oleh bella-oktavianti-fib13 | Kategori : ETIKA KEPRIBADIAN
  1. Hasil pembacaan terhadap topik
Kepedulian berasal dari kata peduli. Kata peduli bisa diartikan yaitu memerhatikan atau menghiraukan sesuatu. Kepedulian berarti sikap ata cara kita memerhatikan sesuatu. Dengan demikian kepedulian sosial berarti sikap memerhatikan atau menghiraukan urusan orang lain (sesama anggota masyarakat).  Arti kepedulian sosial memiliki banyak makna, tetapi pada umumnya semua orang mengartikan bahwa kepedulian sosial adalah kegiatan yang menuju arah positif atau kegiatan amal baik kepada sesama manusia. Kepedulian sosial juga bisa diartikan sebagai untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi orang lain dengan tujuan kebaikan. Namun, orang yang suka mempersulit urusan orang lain adalah orang yang tidak peduli sosial.
Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk sosial yaitu makhluk yang pasti membutuhkan orang lain atau sesamanya. Memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan orang lain senantiasa akan tercipta rasa kepedulian sosial jika dimasing-masing pihak memiliki rasa tersebut.
Sejak dini orangtua pasti sudah mengajarkan anaknya untuk memiliki sikap kepedulian sosial. Nah berikut adalah cara mendidik anak agar memiliki sikap kepedulian sosial yaitu
1. Menunjukan atau memberikan contoh sikap kepedulian sosial. Anak akan lebih meniru sikap dan cara orangtuanya melakukan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari . Jika orangtuanya sudah melakukan dengan baik maka anaknya akan perlahan-lahan menunjukkan sikap peduli terhadap sesamanya.
2. Melibatkan anak dalam kegiatan sosial. Biasakan anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti ke panti asuhan.
3. Tanamkan sifat saling menyayangi pada sesama. Menanamkan sifat saling menyayangi pada sesama dapat diterapkan dari rumah, misalnya dengan membantu orang tua, kakak ataupun menolong teman yang jatuh.
4. Memberikan kasih sayang pada anak. Dengan orang tua memberikan kasih sayang maka anak akan merasa aman dan disayangi, dengan hal itu kemungkinan anak akan memiliki sikap peduli pada orang lain yang ada disekitarnya. Sedangkan anak yang kurang mendapatkan kasih sayang justru akan cenderung tumbuh menjadi anak yang peduli pada dirinya sendiri.
5. Mendidik anak untuk tidak membeda-bedakan teman. Mengajarkan pada anak untuk saling menyayangi terhadap sesama teman tanpa membedakan kaya atau miskin, warna kulit dan juga agama. Beri pengertian bahwa semua orang itu sama yaitu ciptaan Tuhan.
Kepedulian sosial memiliki dampak positif yang sangat besar yaitu terwujudnya sikap hidup gotong royong, terjalinnya hubungan batin yang akrab, menumbuhkan kerukunan dan kebersamaan, terjadinya pemerataan kesejahteraan, terwujudnya persatuan dan kesatuan, menciptakan suasana yang harmonis, dan menghilangkan rasa dendam dan iri.
2. Tanggapan terhadap topik
Menurut saya setiap orang pasti sudah ditanami rasa kepedulian sosial sejak dini oleh keluarga terutama orangtua. Maka dari itu, kepedulian sosial itu sangat perlu karena akan menyangkut kehidupan kita kedepannya karena dalam keseharian kita saja kita pasti membutuhkan orang lain untuk melakukan sesuatu apapun. Nah dari itu kita harus saling membantu sesama manusia walaupun hanya hal kecil.
3. Penerapan topik terhadap masyarakat
Dalam proyek implementasi kelompok saya, saya memberikan contoh tentang kepedulian sosial mengenai sampah. Disini kita peduli terhadap sampah yang sudah merajalela dimana-mana. Maka dari itu, kita memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna dan menjadi barang yang ternilai harganya.
4. Penerapan topik terhadap diri-sendiri
Saya hanya manusia biasa pasti yang membutuhkan bantuan orang lain. Misalnya saja dalam belajar, saya pasti membutuhkan bantuan teman untuk mengajari saya agar saya bisa memahami materi atau sebaliknya jika teman saya membutuhkan bantuan saya, saya akan membantunya. Dari situ saja sudah tercermin rasa kepedulian sosial antar sesama. Kepedulian sosial tidak hanya bisa melalui materi (uang) tetapi non-materi pun juga bisa.
ENDAHULUAN
Latar Belakang Penulisan
Pembangunan yang dilakukan di Indonesia saat ini sangat memerlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam ilmu dan teknologi. Untuk mencapai kemampuan yang tinggi dalam bidang tersebut salah satu syarat yang harus dimiliki seseorang ialah kecerdasan dan kreativitas yang tinggi. Kreativitas sangat membantu usaha pembangunan menjadi lebih progresif. Gagasan inovatif yang muncul dari kreativitas diharapkan dapat membantu memecahkan persoalan-persoalan dalam berbagai bidang pembangunan. Kiranya tidak terlalu berlebihan kalau dikatakan bahwa kemajuan sesuatu bangsa dan negara amat tergantung pada produk-produk kreatif warga negaranya. Tanpa kreativitas suatu bangsa akan selalu tertinggal, oleh karenanya kreativitas harus menjadi gerakan nasional. Kemampuan sumber daya manusia khususnya dalam hal kreativitas dituntut terus menerus dan perlu ditingkatkan sesuai dengan tantangan pembangunan.
Namun demikian, di lain pihak tampak adanya sikap mental dan budaya masyarakat yang dapat digolongkan menghambat perkembangan kreativitas. Tampak di sini adanya kesenjangan antara tuntutan pengembangan kreativitas dengan kenyataan yang ada di masyarakat.
Di Indonesia prosentase sumber daya manusia terbesar adalah para generasi muda, dan sebagian besar masih berstatus pelajar. Karena itu pembinaan kemampuan sumber daya manusia perlu difokuskan pada kelompok ini. Kreativitas disamping sangat diperlukan dalam pembangunan juga dapat dipergunakan untuk memprediksi keberhasilan belajar. Kreativitas memiliki daya prediksi yang lebih baik daripada intelegensi di dalam memprediksi hasil belajar pada beberapa mata pelajaran tertentu.
Kreativitas siswa masih merupakan potensi yang masih harus dikembangkan baik melalui pendidikan formal maupun melalui pendidikan informal (Munandar, 1995). Menurut ahli tersebut, di Indonesia sudah tampak adanya perhatian terhadap masalah itu, tetapi tampaknya belum cukup memadai. Demikian pula pelaksanaannya di sekolah-sekolah masih sangat memprihatinkan. Selama ini masih cukup banyak ditemui hambatan dan kelemahan yang membatasi pertumbuhan dan perkembangan kreativitas para siswa, misal: kurangnya pengetahuan dan latihan para guru tentang kreativitas, sistem evaluasi yang terlalu menekankan pada jawaban benar dan tidak benar tanpa memperhatikan prosesnya. Selain itu ada beberapa mata pelajaran yang dianaktirikan, yang sebenarnya justru merupakan mata pelajaran yang penting untuk pengembangan kreativitas. Siswa-siswa sangat jarang mendapatkan kesempatan untuk berlatih membuat soal-soal atau permasalahan. Selain guru kurang memberikan dorongan kepada siswa untuk mencoba sesuatu yang lain, tanpa ada rasa takut untuk berbuat kesalahan. Sesuatu hal yang perlu diperhatikan adalah agar guru jangan terlalu menekankan pada keberhasilan siswa dalam mencoba sesuatu yang baru. Tujuan yang lebih penting ialah pembentukan sifat kreatifnya. Dalam hal ini para siswa perlu dirangsang dan dipupuk minat dan sikapnya untuk mau melibatkan diri dalam proses kreatif.
Berdasarkan hal yan tersebut di atas, maka pada kesempatan ini penulis mencoba membuat suatu makalah yang bertajuk tentang kreativitas serta upaya orang tua dan guru dalam pengembangan kreativitas peserta didik.
Pembatasan Masalah
Karena begitu banyaknya yang dapat dibahas dalam penulisan makalah tentang kreativitas ini, maka pada kesempatan ini penulis membatasai masalah yang akan bahas, diantaranya adalah:
1. Pengertian kreativitas
2. Ciri-ciri usia SD kreatif.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kreativitas
4. Usaha-usaha orang tua dan guru dalam mengembangkan krativitas peserta didik.
PEMBAHASAN
Pengertian Kreativitas
Pengertian kreativitas yang sering digunakan oleh para psikologis dalam pengkajiannya akan membantu memperlihatkan apa yang tidak benar atau hanya benar sebagian dan berbentuk, Adapun pengertian kretivitas yang populer sebagai berikut:
· Kreativitas adalah sebagai suatu proses untuk menghasilkan yang baru, apakah itu berupa gagasan atau benda dalam bentuk atau rangkaian yang menghasilkan. Penekanan pada tindakan menghasilkan ketimbang pada hasil akhir dari tindakan tersebut.
· Kreativitas adalah sebagian kreasi sesuatu yang baru dan orsinil secara kebetulan, dengan terdapatnya bukti yang nyata dari hasil pekerjaan yang dilakukan. Jadi kreativitas mempunyai tujuan yang mungkin tidak lebih dari kesenangan langsung yang diperolehnya.
· Kreativitas adalah apa saja yang diciptakan selalu baru dan berbeda dari apa yang telah ada serta bentuknya unik, hal ini hanya benar sebagian karena untuk menciptakan hal yang baru masih perlu konsep yang lama.
· Kreativitas adalah proses mental yang unik, sesuatu yang semata-mata untuk menghasilkan sesuatu yang baru, berbeda dengan orisinil yang mencakup pemikiran spesifik disebut Guilford "pemikiran berbeda dan pemikiran bebas (convergent thinking) yang mengikuti jalur konvergensi dimana pemikiran menggunakan informasi yang tersedia untuk sampai pada kesimpulan dan mengarah kepada jawaban benar".
· Kreativitas adalah orang yang mempunyai IQ tinggi atau cerdas jenius yang diistilahkan orang awam kreatifitas. Tetapi buktinya hanya sedikit yang mampu berjalan seimbang.
· Kreativitas adalah sepercik kejeniusan yang diwariskan pada sesorang dan tidak ada kaitannya dengan belajar atau lingkungan yang menentukan, bahwa kreativitaas merupakan sarana konsep memerlukan pengetahuan yang diterima sebelum dapat menggunakannya.
· Kreativitas adalah imajinasi dan fantasi yang merupakan bentuk permainan mental menuju suatu hasil yang orisinil.
· Kreativitas adalah konsep penurut dan pencipta yang menyatakan gagasan orisinil, titik pandang yang berbeda atau cara baru menangani masalah yang dihadapinya.
· Kreativitas adalah spontanitas yang timbul dari dalam dan dilakukan secara reflek (yang menghasilkan sesuatu).
· Pengertian kreativitas secara psikologis adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan komposisi, produk, atau gagasan apa saja yang pada dasarnya baru, dan sebelumnya tidak dikenal pembuatnya. Ia dapat berupa kegiatan yang imajinatif atau sintesis pemikiran yang hasilnya bukan hanya perangkuman. Ia mungkin mencakupi pembentukan pola baru dan gabungan informasi yang diperoleh dari pengalaman sebelumnya dan pengcangkokan hubungan lama ke situasi baru dan mencakup pembentukan korelasi baru. Ia harus mempunyai maksud atau tujuan yang ditentukan, bukan fantasi semata, walaupun merupakan hasil yang sempurna dan lengkap. Ia mungkin dapat berbentuk produk seni, kesusasteraan, produk ilmiah atau mungkin bersifat prosedural atau metodelogis.

Ciri-ciri Usia SD kreatif

Konstelasi ciri psikologis tertentu timbul secara konsisten pada individu yang kreatif dan membentuk kerangka kepribadian kreatif yang dapat dikenal. Kerangka ini menunjuk bahwa pribadi yang kreatif lebih menonjol karena minat, sikap dan dorongan ketimbang kecerdasan.
Kemampuan kognitif yang tampak paling sering dikaitkan dengan kreatifitas adalah kecerdasan diatas rata-rata dan penggunaan kecerdasan itu secara efektif, kemampuan menghasilkan gagasan luar biasa dan tepat, kemampuan mengingat yang istimewa dan lebih banyaknya pengalaman hidup, kemahiran menghasilkan gagasan dan yang asing dan berbeda, pengamatan yang diskriminatif dan keluwesan kognitif umum. Individu yang kreatif memiliki ego yang superior serta cara positif dan konstruktif dalam memahami masalah. Intuisi juga merupakan tanda-tanda orang kreatif. Kemandirian serta sikap dan perilaku sosial tampak selalu mendampingi kreativitas.
Ciri-ciri kreativitas adalah kemampuan untuk menguji asumsi (sensitifitas problem), kelancaran, keluwesan dan keaslian. Latihan-latihan dibutuhkan untuk mengembangkan pikiran yang ada. Kesenangan mengambil resiko yang sudah diperhitungkan dan dipertimbangkan sehingga meraih keberhasilan atau kegagalan.
Ada berbagai macam definisi mengenai kreativitas, namun tidak ada satu definisi pun yang dapat diterima secara universal, karena demikian kompleksnya konsep kreativitas. Pengertian tentang kreativitas dapat dilihat dari belahan otak manusia yang masing-masing berkaitan dengan kemampuan tertentu dalam diri seseorang. Pengertian kreativitas juga dapat dilihat dari segi operasionalnya, yang mencakup kelancaran, keluwesan, orisinalitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk memerinci. Kreativitas juga dapat dilihat dari konsep 4P yaitu pribadi, pendorong, proses dan produk. Kreativitas sebagai pribadi menunjukkan bahwa kreativitas dimiliki setiap orang. Sebagai pendorong, kreativitas diartikan sebagai seberapa besar lingkungan dapat memberikan andil dalam memberikan rangsangan. Proses menunjukkan pada bagaimana suatu hasil dapat dinikmati. Produk menunjukkan bahwa setiap hasil kreatif dapat dinikmati dan bermakna.
Kaitan kreativitas dengan kemampuan intelektual memang sudah menjadi perhatian para pakar sejak dulu. Teori ambang inteligensi menunjukkan bahwa sampai seputar IQ 120, ternyata ada hubungan antara inteligensi dan kreativitas. Kemampuan berpikir divergen menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kemampuan berpikir konvergen. Selain itu yang perlu diingat adalah kreativitas diperoleh dari pengetahuan atau pengalaman hidup. Pengetahuan yang selama ini diperoleh dari lingkungan dikumpulkan dan diintegrasikan ke dalam suatu bentuk yang baru dan orisinal, semua ini sangat tergantung pada bagaimana kemampuan intelektual seseorang.
Kemampuan kreatif seseorang sangat tergantung dari faktor dalam diri dan luar diri. Oleh karena itu sebagaimana layaknya bakat dan minat, kemampuan kreatif seseorang juga perlu dikembangkan. Oleh karenanya sumber-sumber kreativitas seperti kognitif, kepribadian, motivasional dan lingkungan perlu dikembangkan semaksimal mungkin oleh pihak orang tua (keluarga) dan guru. Dengan mengetahui sumber-sumber ini pun kita dapat menciptakan suatu lingkungan proses belajar mengajar yang merangsang kemampuan berpikir kreatif anak. Dengan demikian ciri-ciri kreatif seperti kelancaran, kelenturan, orisinalitas serta memerinci ide dapat dikembangkan dalam diri seorang anak. Namun yang perlu menjadi perhatian disini adalah kita tidak bisa menitikberatkan kreativitas seseorang itu hanya melalui produknya saja, justru yang terpenting dalam kreativitas adalah prosesnya, karena di situlah kita dapat melihat bagaimana munculnya keunikan ide seseorang.
Dalam perkembangan usianya, dikenal berbagai masa kritis kreativitas. Usia SD yang mencakup usia 5/6 sampai dengan 12 tahun, juga memiliki masa kritis yang berkisar dari usia 5 sampai 6 tahun dan usia 8 sampai 10 tahun. Hal ini terjadi karena di usia 5 sampai 6 tahun, peran tokoh otoriter sangat melekat dalam diri seseorang, dimana anak harus mematuhi aturan dan keputusan orang tua atau orang dewasa di lingkungannya. Sementara di usia 8 sampai 10 tahun pengaruh kelompok teman sebaya sudah jauh lebih kuat, dimana anak yang ingin diterima oleh teman-temannya, akan menerima dan mengikuti pola-pola yang ditetapkan kelompoknya

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tumbuhnya Kreativitas

Kreativitas tidak saja bergantung kepada potensi bawaan yang khusus, tetapi juga pada perbedasan mekanisme mental yang menjadi sasaran untuk mengungkapkan sifat bawaan. Mekanisme bawaan ini dihasilkan oleh suatu tipe adaptasi awal. Jadi faktor-faktor yang mempengaruhi disini adalah:
· Dorongan, terlepas dari seberapa jauh potensi anak memenuhi standar orang dewasa, mereka harus didorong untuk kreatif dan bebas dari menentukan masa depannya sendiri.
· Sarana, harus disediakan untuk meransang melakukan eksprimen dan eksplorasi yang merupakan unsur penting dalam kreativitas.
· Lingkungan yang merangsang. Lingkungan keluarga dan sekolah harus merangsang kreativitas dengan memberi bimbingan dan dorongan untuk menggunakan sarana yang akan mendorong kreativitas. Ini harus dilakukan sedini mungkin agar menjadikan remaja yang kreatif.
· Kesemapatan, untuk memperoleh pengetahuan agar dapat berkembang pikiran yang positif.
· Dari segi waktu, untuk menjadi kreatif harus diberi waktu dalam mengembangkan gagasan-gagasan yang ada pada remaja tersebut.

Usaha-usaha Orang Tua dan Guru Mengembangkan Kreativitas

Dalam mengembangkan kreativitas ini guru sangat diharapkan peran yang aktif untuk memberikan pemahaman pada remaja yang menjadi peserta didiknya. Usaha-usaha guru adalah:
· Membantu anak/peserta didik untuk memahami latar belakang mereka, pengalaman mereka dan kebiasaan perilaku. Pada cara ini diizinkan masing-masing pribadi untuk mengembangkan potensi dirinya.
· Guru dan orang tua dapat menciptakan suasana untuk mendorong pemikiran kreatif dengan menghilangkan halangan luar dari kreativitas. Sensitifitas pada problem ditingkatkan, metode untuk membahas membebaskan imajinasi dapat dikembangkan dan sarana sistematis untuk mengevaluasi ide-ide dapat diajarkan pula.
· Anak/peserta didik diberi kesempatan untuk mempraktekkan pemikiran kreatif dalam suasana yang terkendali dan terkontrol.
· Cara-cara mengembangkan imajinasi anak/peserta didik dengan memberikan masalah-masalah yang dapat meningkatkan inteligensi remaja untuk membuahkan ide-ide yang baik, kriteria yang berbeda pada keunikan dan kegunaan.
· Guru dan orang tua harus memberikan cara instruksi yang semantik didalam menerapkan imajinasi yang dapat menghasilkan pengembangan potensi yang ada pada diri remaja.
PENUTUP

Kesimpulan

Kreativitas adalah merupakan suatu proses untuk menghasilkan yang baru, apakah itu berupa gagasan atau benda dalam bentuk atau rangkaian yang menghasilkan.
Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kreativitas pada seorang individu seperti dorongan, sarana, lingkungan yang merangsang, kesemapatan, dan waktu. Kreativitas perlu dikembangan, banyak yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kreativitas.
Guru sebagai tenaga pengajar memegang peranan dalam pengembangan kreativitas. Usaha-usaha yang dapat dilakukan oleh guru dalam pengembangan kreativitas pada seorang remaja diantaranya: membantu remaja untuk memahami latar belakang mereka, menciptakan suasana untuk mendorong pemikiran kreatif, remaja diberi kesempatan untuk mempraktekkan pemikiran kreatif dalam suasana yang terkendali dan terkontrol, mengembangkan imajinasi remaja dengan memberikan masalah-masalah yang dapat meningkatkan inteligensi remaja.

Saran

Berdasarkan isi makalah ini, beberapa saran yang dapat penulis ungkapan diantaranya:
· Bagi anak/peserta didik, harus menyadari bahwa diri mereka adalah aset bangsa dan dipundak merekalah cita-cita bangsa ini ditaruhkan. Kreativitas yang ada dalam diri remaja tersebut perlu disadari dan perlu dikembangkan sebaik-baiknya demiki kemajuan angsa.
· Bagi guru dan orang tua disekolah, harus mampu menciptakan suasana dalam pengajaran agar kreativitas siswa atau remaja dapat muncul. Dan kreativitas yang ada pada siswa tersebut disalurkan sebagaimana mestinya selagi tidak melanggar norma-norma yang ada demikian kemajuan siswa, sekolah dan bangsa.

ARTIKEL TENTANG KENAKALAN REMAJA DAN NARKOBA

Image
A. PENDAHULUAN
  1. 1.    Latar Belakang Masalah
Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. Namun pada kenyataanya orang cenderung langsung menyalahkan, menghakimi, bahkan menghukum pelaku kenakalan remaja tanpa mencari penyebab, latar belakang dari perilakunya tersebut.
          Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.
2. Masalah
Akhir-akhir ini fenomena kenakalan remaja makin meluas. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak dulu. Para pakar baik pakar hukum, psikolog, pakar agama dan lain sebagainya selalu mengupas masalah yang tak pernah habis-habisnya ini. Kenakalan Remaja, seperti sebuah lingkaran hitam yang tak pernah putus, sambung menyambung dari waktu ke waktu, dari masa ke masa, dari tahun ke tahun dan bahkan dari hari ke hari semakin rumit. Masalah kenalan remaja merupakan masalah yang kompleks terjadi di berbagai kota di Indonesia. Sejalan dengan arus globalisasi dan teknologi yang semakin berkembang, arus informasi yang semakin mudah diakses serta gaya hidup modernisasi, disamping memudahkan dalam mengetahui berbagai informasi di berbagai media, di sisi lain juga membawa suatu dampak negatif yang cukup meluas di berbagai lapisan masyarakat.
Hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI 2007) menunjukkan jumlah remaja di Indonesia mencapai 30 % dari jumlah penduduk, jadi sekitar 1,2 juta jiwa. Hal ini tentunya dapat menjadi asset bangsa jika remaja dapat menunjukkan potensi diri yang positif namun sebaliknya akan menjadi petaka jika remaja tersebut menunjukkan perilaku yang negatif bahkan sampai terlibat dalam kenakalan remaja.
Kondisi remaja di Indonesia saat ini dapat digambarkan sebagai berikut :
1.      Pernikahan usia remaja
2.      Sex pra nikah dan Kehamilan tidak dinginkan
3.      Aborsi 2,4 jt : 700-800 ribu adalah remaja
4.      MMR 343/100.000 (17.000/th, 1417/bln, 47/hr perempuan meninggal) karena komplikasi kehamilan dan persalinan
5.      HIV/AIDS: 1283 kasus, diperkirakan 52.000 terinfeksi (fenomena gunung es), 70% remaja
6.      Miras dan Narkoba.
Angka-angka di atas cukup mencengangkan, bagaimana mungkin anak remaja yang masih muda, polos, energik, potensial yang menjadi harapan orangtua, masyarakat dan bangsanya dapat terjerumus dalam limbah kenistaan, sungguh sangat disayangkan. Tanpa disadari pada saat ini, di luar sana anak-anak remaja kita sedang terjerat dalam pengaruh narkoba, miras, seks bebas, aborsi dan kenakalan remaja lainnya. Bahkan angka-angka tersebut diprediksikan akan terus menanjak, seperti fenomena gunung es, tidak tampak di permukaan namun jika ditelusuri lebih dalam ternyata banyak ditemukan kasus kasus yang cukup mengejutkan.


B.PEMBAHASAN MASALAH
Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat diungkuri lagi, anda dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Dan saya pun pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika sebuah anak kelas satu SMA di kompelks saya, ditangkap/diciduk POLISI akibat menjadi seorang bandar gele, atau yang lebih kita kenal dengan ganja.Hal ini semua bisa terjadi karena adanya faktor-faktor kenakalan remaja berikut:
- kurangnya kasih sayang orang tua.
- kurangnya pengawasan dari orang tua.
- pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
- peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
- tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
- dasar-dasar agama yang kurang
- tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
- kebasan yang berlebihan
- masalah yang dipendam
Dampak Penyalahgunaan Narkoba terhadap Remaja
Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
a.       Dampak Pisikis:

1.      Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2.      Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3.      Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4.      Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5.      Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

b.      Dampak Sosial:
  1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
  2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
c.   Dampak Langsung bahaya Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia

Gangguan pada jantung, Gangguan pada hemoprosik,Gangguan pada traktur urinarius,  Gangguan pada otak, Gangguan pada tulang, Gangguan pada pembuluh darah, Gangguan pada endorin,  Gangguan pada kulit,  Gangguan pada sistem syaraf, Gangguan pada paru-paru, Gangguan pada sistem pencernaan, Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS, Hepatitis, Herpes, TBC, dll.
d.  Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia
1. Menyebabkan depresi mental.
2. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan.

Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga, teman dan masyarakat atau,kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya, akan tetapi semua itu tidak benar.


e.    Dampak Fisik

Selain ketergantungan sel-sel tubuh, organ-organ vital dalam tubuh seperti liver, jantung, paru-paru, ginjal,dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor, paru-paru yang bolong, gagal ginjal, serta liver yang rusak. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik.
Walaupun begitu, setiap kehidupan memiliki dua sisi mata uang. Di balik dampak negatif, narkotika juga memberikan dampak yang positif. Jika digunakan sebagaimana mestinya, terutama untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan, narkotika memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut dampak positif narkotika:
1.  Opioid
Opioid atau opium digunakan selama berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit dan untuk mencegah batuk dan diare.
2.  Kokain
Daun tanaman Erythroxylon coca biasanya dikunyah-kunyah untuk mendapatkan efek stimulan, seperti untuk meningkatkan daya tahan dan stamina serta mengurangi rasa lelah.
3.  Ganja (ganja/cimeng)
Orang-orang terdahulu menggunakan tanaman ganja untuk bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya sangat kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai bahan pembuat minyak.

beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:
- Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
- Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
- Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.
- Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
- Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
- Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya
Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.
C.PENUTUP
1. kesimpulan
Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.
Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutiN, Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang, Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah.
Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa, Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.
Pemerintah maupun instansi terkait telah banyak melakukan upaya pencegahan maupun penanggulangan dengan cara sosialisasi dan lainnya namun tidak nampak hasil yang besar, justru semkin banyak saja remaja yang terjerat dalam jurang narkoba.
Upaya pencegahan dan dimulai dari diri rmaja itu sendiri perlu membentengi pengaruh dari laur dengan kefahaman agama yang kuat, moral yang baik, dan sebagai penerus bangsa hendaknya seorang remaja dapat berpikir positif dan harus pandai dalam bergaul dan memilih teman dekat agar tidak terpengaruh oleh pergaulan yang semakin rusak.
Dalam upaya penanggulangan ini perlu peran aktif dari orang tua, guru dan masyarakat sekitar tempat tinggal remaja. Peran oran tua dalm pembinaan remaja sangatlah vital karena pendidikan moral, agama, dan pengatahuan berawal dari keluarga. Keluarga yang telah memenuhi kebutuhan materi bagi anggotanya tetapi kurang memenuhi kebutuhan psikologis seperti perhatian, kasih sayang akan menyebabkan remaja merasa jenuh dan merasa kehilangan orang tempat mengadukan perasaan seperti kecewa, stress. Sehinggga remaja mencari perhatian dan kebutuhan psikologis dari temannya. Agar dalam bergaul dengan temannya, seorang remaja tidak terpengaruh hal-hal negatif pergaulan, maka adanya kontrol dari orang tua sangatlah penting walaupun sibuk dalam urusan kariernya.
Seorang guru yang ramah serta membuka diri untuk berdialog dengan remaja, akan membuka peluang bagi remaja untuk menyatakan tentang kesulitan/masalahnya sendiri. Sehingga seorang remaja dapat menemukan orang tua kedua selain dirumah dan akan membuat seoarang remaja untuk dapat berpikir positif  dan lebih aktif dalam kegiatan yang berdampak positif  bagi dirinya, Seperti aktif  dalam ekstrakulikuler olah raga, keagamaan, kesenian dan lain sebagainya.
Para tokoh masyarakat hendaknya menyadari bahwa para pelajar memerlukan keterbukaan dan penghargaan terhadap mereka. Sehingga dalam kegiatan yang ada dimasyarakat hendaknya remaja di ikut sertakan agar mereka merasa dihargai dan menjadi bagian dalam masayarakat tersebut. Juga perlunya bimbingan terhadap kelompok remaja,  seperti karang taruna dan pengembangan bakat remaja, karena bakat tersebut tidak hanya dan harus dikembangkan di sekolah melainkan juga diterapkan dalam masayarakatnya.
  1. 2.    Saran
Dalam memberikan pengarahan dan pengawasan terhadap remaja yang sedang tumbuh, orangtua hendaknya bersikap seimbang, seimbang antar pengawasan dengan kebebasan. Semakin muda usia anak, semakin ketat pengawasan yang diberikan tetapi anak harus banyak diberi pengertian agar mereka tidak ketakutan dengan orangtua yang akhirnya membuat mereka tetap melakukannya namun dengan sembunyi-sembunyi. Apabila usia makin meningkat, orangtua dapat memberi lebih banyak kebebasan kepada anak. Namun, tetap harus dijaga agar mereka tidak salah jalan. Menyesali kesalahan yang telah dilakukan sesungguhnya kurang bermanfaat.Penyelesaian masalah dalam hal ini dibutuhkan kerja sama orangtua dengan anak. Jangan hanya dengan kekerasan dan kekuasaan. Berilah pengertian sebaik-baiknya. Bila tidak berhasil, gunakanlah pihak ketiga untuk menengahinya. Hal yang paling penting di sini adalah adanya komunikasi dua arah antara orangtua dan anak. Orangtua hendaknya menjadi sahabat anak. Orangtua hendaknya selalu menjalin dan menjaga komunikasi dua arah dengan sebaik-baiknya sehingga anak tidak merasa takut menyampaikan masalahnya kepada orangtua.Dalam menghadapi masalah pergaulan bebas antar jenis di masa kini, orangtua hendaknya memberikan bimbingan pendidikan terbuka, sabar, dan bijaksana kepada para remaja. Remaja hendaknya diberi pengarahan tentang kenakalan remaja dan narkoba serta segala akibat baik dan buruk dari adanya hal tsb. Orangtua hendaknya memberikan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan yang sesuai agama.

Pengertian Prestasi Belajar

pengertian prestasi belajarPrestasi belajar adalah hasil yang dicapai oleh seseorang setelah ia melakukan perubahan belajar, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Di dalam webster’s New Internasional Dictionary mengungkapkan tentang prestasi yaitu:
“Achievement test a standardised test for measuring the skill or knowledge by person in one more lines of work a study” (Webster’s New Internasional Dictionary, 1951 : 20)
Mempunyai arti kurang lebih prestasi adalah standart test untuk mengukur kecakapan atau pengetahuan bagi seseorang didalam satu atau lebih dari garis-garis pekerjaan atau belajar. Dalam kamus populer prestasi ialah hasil sesuatu yang telah dicapai (Purwodarminto, 1979 : 251)


Pengertian Prestasi Belajar Menurut Ahli

Menurut Drs. H. Abu Ahmadi menjelaskan Pengertian Prestasi Belajar sebagai berikut: Secara teori bila sesuatu kegiatan dapat memuaskan suatu kebutuhan, maka ada kecenderungan besar untuk mengulanginya. Sumber penguat belajar dapat secara ekstrinsik (nilai, pengakuan, penghargaan) dan dapat secara ekstrinsik (kegairahan  untuk menyelidiki,  mengartikan situasi).
Disamping itu siswa memerlukan/ dan harus menerima umpan balik secara langsung derajat sukses pelaksanaan tugas (nilai raport/nilai test) (Psikologi Belajar DRS.H Abu Ahmadi, Drs. Widodo Supriyono 151)
Definisi diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian prestasi belajar ialah hasil usaha bekerja atau belajar yang menunjukan ukuran kecakapan yang dicapai dalam bentuk nilai. Sedangkan prestasi belajar hasil usaha belajar yang berupa nilai-nilai sebagai ukuran kecakapan dari usaha belajar yang telah dicapai seseorang, prestasi belajar ditunjukan dengan jumlah nilai raport atau test nilai sumatif.
Ada beberapa cara untuk meningkatkan prestasi salah satunya adalah dengan memperhatikan dan mencermati  gaya belajar dan cara belajar yang baik.

Biografi Ronaldo

Nama asli : Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
Tanggal lahir : 05 Februari 1985
Lahir di : Funchal, Madeira, Portugal
Zodiac : Aquarius
Terkenal sejak bergabung di klub "Sporting Clube de Portugal" (1997 - 2003)
Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro atau yang lebih dikenal dengan nama Cristiano Ronaldo adalah pesepakbola yang lahir di Funchal, Madeira, Portugal pada 5 Februari 1985. Dia merupakan anak bungsu dari pasangan pengurus kebun Jose Dinis Aveiro dan tukang masak Maria Dolores dos Santos Aveiro. Ronaldo memiliki 2 orang kakak perempuan, Liliana Catia dan Elma, dan seorang kakak laki-laki, Hugo.

Pekerjaan sampingan ayahnya sebagai asisten perlengkapan klub bola membuat Ronaldo kecil tertarik dengan olahraga ini. Menginjak usia kesepuluh, Ronaldo tumbuh sebagai penggila sepakbola. Hari-harinya hanya dihabiskan dengan sekolah dan bermain bola. Ronaldo bergabung dengan The Sporting Academia ketika usianya 16 tahun. Sporting Lisbon, tim dari akademi bola tersebut, adalah awal karir Ronaldo. Pertandingan pertamanya bersama tim U-17 membawa atlet dunia ini mencetak dua gol di pertandingan pertamanya.

Penampilan Ronaldo yang memukau saat menjamu Manchester United di stadion Estadio Jose Alvalade membuat pelatih Manchester (MU) saat itu, Alex Ferguson, terkesan. Tawaran dari MU pun sampai padanya. Dengan nilai transfer 12,24 pounds (Rp 225 miliar), pesepakbola berusia 28 tahun ini resmi merumput dengan tim Red Devils di musim 2003. Debut pemain yang bernomor punggung 7 di MU tersebut terjadi pada laga Premier League lawan Bolton dengan skor akhir 4-0.

Memasuki musim 2006, Ronaldo tampil gemilang. Ia berhasil menorehkan 20 gol semusim dan membawa tim Setan Merah menjuarai Premier League. Pesepakbola yang akrab disapa CR7 ini juga banyak meraih gelar selama musim 2006-2009 seperti Barclays Player of the Month (2006), PFA Young Player of the Year (2006), PFA Players' Player of the Year (2006), Ballon d'Or (2008), FIFA World Player of the Year Award (2009). Ia juga berhasil merebut penghargaan European Golden Shoe (sepatu emas) pada 2007.

Meski berhasil menorehkan sederet prestasi, Ronaldo mengungkapkan keinginan untuk pindah. Manchester United pun kemudian menerima tawaran sebesar 80 juta pounds (Rp 1,4 triliun) dari Real Madrid Juni 2009. Kepergian Ronaldo setelah 5 tahun di tim Setan Merah banyak disesali fans. Namun, Ronaldo tidak menampik jasa besar Sir Alex Ferguson terhadap dirinya. "Dia adalah ayahku di olahraga. Salah satu faktor penting dan sangat berpengaruh dalam karirku," ungkap Ronaldo.

Ronaldo diperkenalkan kepada publik Spanyol di Santiago Bernabeu, 6 Juli 2009. 80 ribu pendukung Los Blancos di Santiago Bernabeu antusias menyambut pemain yang mendapat nomor punggung 9 ini. Debut pertama Ronaldo bersama Madrid terjadi pada liga lawan Shamrock Rovers, 21 Juli 2009. Di sana, Ia menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak 4 skor di La Liga secara berturut-turut. Hal tersebut membawa dia sekali lagi menerima penghargaan sepatu emas European Golden Shoe (2010). Selain itu, nama Ronaldo masuk beberapa nominasi penghargaan bergengsi antara lain Ballon d'Or Award (2009), UEFA Best Player in Europe Award (2010-2011) dan beberapa kali menjadi top skorer (La Liga top scorer 2010 dan Copa del Rey top skorer 2010).

Tampil cemerlang bersama skuad asuhan Jose Mourinho tidak membuat Ronaldo lepas dari masalah. Ia santer dikabarkan akan hengkang dari Madrid pada 2012. Selain merasa tidak mendapat dukungan dari para fans Madrid, Ronaldo khawatir akan keadaan Fergie, sapaan Alex Ferguson.

"Aku merindukannya. Dia (Fergie) seorang yang luar biasa" ujar Ronaldo. "Berapa usianya? 70? Hal itu tak baik untuk jantungnya."
Hal tersebut menjadi alasan ia diprediksi akan kembali ke klub lamanya, MU. Namun September 2013, CR7 resmi memperpanjang kontrak sebagai striker Real Madrid dengan masa hingga 2018.
Selain berkarir sebagai pesepakbola, ia juga terkenal sebagai bintang iklan. Dia tercatat sebagai model pakaian dalam pria dan jeans merk kenamaan Emporio Armani. Selain itu, Ronaldo juga menjadi bintang iklan beberapa merk seperti Coca-Cola, Castrol, Konami, Banco Espirito Santo, Motorola, Jacob & Co., Herbalife dan KFC.

Bukan hanya prestasi yang membawa Ronaldo melambung, kasus kriminalnya juga. Ia sempat tersangkut kasus pemerkosaan. Kasus yang terjadi pada 2005, ketika ia memperkuat MU, itu terjadi di sebuah hotel di London. Pengaruh alkohol diduga membuat Ronaldo bersikap kasar dan memperkosa seorang wanita yang belum diketahui identitasnya.

Publik kembali dibuat geger dengan pernyataan Ronaldo bahwa ia telah menjadi ayah. Ia menyampaikan bahwa anak laki-laki yang ia beri nama Cristian Jr. lahir pada 17 Juni 2010. Saat itu publik dibuat penasaran akan ibu dari sang bayi. Spekulasi pun bermunculan. Sebagian menyatakan bahwa anak tersebut adalah hasil dari one-night-stand (hubungan satu malam) Ronaldo dengan seorang pramuniaga. Namun, publik lainnya menganggap Cristian Jr. adalah bayi dari kasus pemerkosaan yang dilakukan Ronaldo. Hingga saat ini, belum diketahui pasti identitas sang ibu.

Ronaldo tak hanya piawai memainkan bola, ia juga dikenal piawai mendapatkan wanita. Beberapa wanita yang pernah menjadi kekasih lawan berat Lionel Messi ini antara lain Daniela Martins (2005), Merche Romero (2005 - 2006), Gemma Atkinson (2007), Alice Goodwin (2008), Raffaella Fico (2009), Nereida Gallardo dan Paris Hilton. Namun, sejak 2010 hingga saat ini (2013), Ronaldo tengah menjalin asmara dengan model cantik Irina Shayk. Pasangan yang berbeda usia satu tahun ini juga telah resmi bertunangan sejak 14 Februari 2011.

19 Fakta Menarik Tentang Manchester United di Musim 2010/11

19 Fakta Manchester United


19 Fakta Menarik Tentang Manchester United di Musim 2010/11

manutd19titleishisto.jpg
1. Dengan gelar ke 19-nya ini, Ryan Giggs menjadi pemain yang paling banyak meraih gelar dalam sejarah sebuah klub sepakbola. Hingga saat ini Giggsy sudah mengoleksi 32 trofi, dan ia bahkan belum pensiun.

2. Prestasi Giggs bukan hanya itu saja. Dengan menjadi starter di laga versus Blackburn malam tadi, Giggs sudah menyamai rekor 613 kali tampil hanya untuk satu klub milik Steve Perryman.

3. Manchester United hingga malam tadi sudah melakukan 112 kali perubahan susunan pemain inti, terbanyak dari semua tim lain di Liga Inggris.

4. Sebanyak 4 kali hattrick sudah dibukukan oleh United di musim ini. Sejak musim 1968/69, United belum sanggup mencetak 5 hattrick dalam semusim.

5. Rekor tandang United musim ini adalah yang terburuk sejak era Liga Primer dimulai. Nilai yang sanggup diraih United dari partai tandang musim ini adalah 25 poin. Rekor terjelek sebelumnya berjumlah 33 poin.

6. United hanya sanggup memenangi 5 dari 17 laga tandangnya musim ini. 9 sisanya berakhir dengan hasil imbang dan menuai 3 kekalahan.

7. Javier Hernandez berada di urutan keempat sebagai pencetak gol yang memulai laga dari bangku cadangan. Ia berada di bawah Ole Gunnar Solksjaer, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Supersub.

8. Gol cepat Hernandez yang dicetak ke gawang Chelsea pekan lalu membuatnya menjadi pemain MU kedua yang mencetak gol dibawah 60 detik. Urutan pertama dipegang oleh Ryan Giggs yang golnya tercatat lahir di 15 detik sejak kick-off saat melawan Southampton di tahun 1995 silam.

9. Dari 17 pertandingan dimana Javier Hernandez mencetak gol di musim ini, United hanya kalah di 1 pertandingan itu.

10. Kemenangan saat melawan Chelsea pekan lalu juga membawa MU menyamai rekor 14 kemenangan kandang beruntun milik Newcastle United.

11. MU menjadi tim yang terbanyak mencetak gol melalui sundulan musim ini. Tercatat sebanyak 17 gol lahir dari kepala pemain-pemain United.

12. John O’Shea tercatat menjadi kapten ke-19 United yang bermain di Liga Champions saat ia memimpin rekan-rekannya di semifinal leg kedua versus Schalke.

13. Kemenangan ata Schalke akan membawa United ke final Liga Champions. Andai dimainkan maka Edwin Van Der Sar bakal menjadi pemain tertua yang tampil di final Liga Champions dengan umur 40 tahun. Ia akan melewati rekor Paolo Maldini (38 tahun)

14. Van Der Sar sekaligus juga mencatat rekor 14 kali tampil di semifinal Liga Champions, melampui catatan
13 penampilan milik Claude Makelele.

15. Hingga pertandingan terakhir melawan Schalke, United sudah mencetak 300 gol di Liga Champions. Pencapaian itu hanya kalah dari Real Madrid (312 gol) dan Barcelona (302 gol)

16. Pertahanan Setan Merah merupakan yang terbaik di Liga Champions musim ini. Gawang MU baru bergetar sebanyak 4 kali hingga partai semifinal berakhir.

17. Masih dari Liga Champions, sebanyak 10 dari 14 gol MU musim ini dicetak di babak kedua.

18. Dua pemain United tercatat memuncaki daftar statistik ofensif di musim ini, Luis Nani menjadi pemain dengan assist paling banyak sementara Dimitar Berbatov adalah topscorer liga.

19. Sebuah pencapaian gemilang diraih Sir Alex Ferguson musim ini. Ia kini menjadi manajer United dengan persentase kekalahan yang paling sedikit dengan 17,6%. Fergie mengungguli Ron Atkinson (22,95%), Sir Matt Busby (26.21%) dan Tommy Docherty (28.51%)